Cara Menyingkat Penulisan Konfigurasi Elektron

Setelah belajar menuliskan konfigurasi elektron pada postingan sebelumnya, pembaca pasti sudah tahu membuat konfigurasi elektron dari setiap atom, baik atom dengan sedikit elektron maupun atom dengan banyak elektron.

Untuk atom Fe yang nomor atomnya 26, saya yakin tidak ada masalah. Begitu pula dengan atom Hg yang nomor atomnya 80. Akan tetapi, jika kita perhatikan semakin besar nomor atom suatu unsur, maka kemungkinan terjadinya kesalahan dalam membuat konfigurasi elektron juga semakin besar.

Memang kita terbantu dengan adanya pola pengulangan pada Aturan Aufbau, sehingga urutan pengisian subkulit dapat dihafal dengan lebih mudah. Tapi muncul lagi kendala lain yang mungkin memperlambat kita. Kita perlu menghitung berapa banyak elektron yang sudah kita distribusikan, kemudian menghitung lagi berapa sisanya. Setelah konfigurasi selesai, kita tentu mengecek lagi apakah jumlah elektron yang kita sebar sudah sesuai dengan nomor atom atau belum.

Proses yang cukup panjang ini memakan waktu yang cukup lama. Nah, untuk menghemat waktu dan meminimalisir kesalahan diperlukan penyingkatan pada konfigurasi elektron. Penyingkatan ini dilakukan dengan cara mengganti sebagian konfigurasi elektron dengan gas mulia yang bersesuaian. Gas mulia ini dituliskan dengan lambang unsur dalam kurung siku. Jadi, setelah lambang unsur gas mulia ini, kita hanya perlu menuliskan elektron yang tersisa berdasarkan aturan aufbau.

Penyingkatan ini sangat membantu. Selain karena efisiensinya, kita juga dipermudah dalam menentukan bilangan kuantum. Sebab dalam penentuan bilangan bilangan kuantum, kita hanya memerlukan konfigurasi elektron yang terakhir. Begitu pula dalam penentuan elektron valensi.

Sebelum melangkah ke aturan penyingkatan, kita akan mempelajari deretan subkulit setelah lambang unsur gas mulia beserta cara penomorannya.

Setelah penyingkatan dengan unsur [He] dan [Ne] konfigurasi dilanjutkan dengan deretan sp. Setelah [Ar] dan [Kr] dilanjutkan dengan sdp, dan setelah [Xe] dan [Rn] dilanjutkan dengan sfdp.

Untuk penomorannya, kita cukup menghafalkan nomor subkulit s, karena nomor subkulit lain bisa dicari dengan mudah.

Nomor subkulit p sama dengan subkulit s. Kurangi nomor subkulit s dengan 1, maka didapat nomor subkulit d. Dan Kurangi nomor subkulit s dengan 2, untuk nomor subkulit f.

Dalam aturan penyingkatan dibawah hanya dicantumkan subkulit s beserta nomor kulitnya. Silahkan dilanjutkan sesuai dua cara di atas.

Aturan Penyingkatan Konfigurasi Elektron

  1. Jika 2 < Z < 10, maka [He] digunakan sebagai penyingkat, kemudian dilanjutkan dengan subkulit 2s.
  2. Jika 10 < Z < 18, maka [Ne] digunakan sebagai penyingkat, kemudian dilanjutkan dengan subkulit 3s.
  3. Jika 18 < Z < 36, maka [Ar] digunakan sebagai penyingkat, kemudian dilanjutkan dengan subkulit 4s.
  4. Jika 36 < Z < 54, maka [Kr] digunakan sebagai penyingkat, kemudian dilanjutkan dengan subkulit 5s.
  5. Jika 54 < Z < 86, maka [Xe] digunakan sebagai penyingkat, kemudian dilanjutkan dengan subkulit 6s.
  6. Jika Z > 86, maka [Rn] digunakan sebagai penyingkat, kemudian dilanjutkan dengan subkulit 7s.

CONTOH 1

Unsur Ga memiliki nomor atom 31, dimana 18 < 31 < 36. Berdasarkan aturan nomor 3 di atas kita menggunakan unsur [Ar] sebagai penyingkat, kemudian konfigurasi selanjutnya dimulai dari subkulit 4s.

31Ga : [Ar] 4s

[Ar] mempunyai 18 elektron, sehingga elektron yang tersisa adalah 31 – 18 = 13. Elektron sebanyak 13 ini didistribusikan ke deretan subkulit sdp, atau jika diberi penomoran menjadi 4s 3d 4p.

31Ga : [Ar] 4s2 3d10 4p1

CONTOH 2

Unsur Dy mempunyai nomor atom 66. 66 ini berada di antara 54 dan 86, sehingga dalam penyingkatannya kita mengikuti aturan nomor 5. Kita menggunakan unsur [Xe] sebagai penyingkat, dilanjutkan dengan subkulit 6s.

66Dy : [Xe] 6s

[Xe] mempunyai 54 elektron, sehingga tersisa 66 – 54 = 12 elektron. Sisa elektron ini didistribusikan pada deretan subkulit sfdp, dengan penomoran 6s 4f 5d 6p.

66Dy : [Xe] 6s2 4f10

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.