Notasi Susunan Atom

Atom tersusun dari inti atom (nukleus) dan kulit atom. Inti atom ditempati oleh dua partikel, yaitu partikel bermuatan positif yang disebut proton dan partikel tanpa muatan yang disebut neutron. Kedua partikel penyusun inti ini dinamakan nukleon. Kulit atom merupakan tempat beredarnya elektron, partikel bermuatan negatif.

Ada dua hal yang diperlukan dalam penulisan notasi atom, yaitu nomor massa dan nomor atom.

  1. Nomor massa disimbolkan dengan huruf A, menunjukkan jumlah proton dan neutron yang menghuni inti atom.
  2. Nomor atom yang disimbolkan dengan huruf Z, menunjukkan jumlah proton.

Berikut format penulisan notasi atom.

    \[^{A}_{Z}X\]

Keterangan:
X: Lambang unsur
A: Nomor massa
Z: Nomor atom

Menentukan Jumlah Proton, Elektron, dan Neutron

Pada atom netral, jumlah elektron sama dengan jumlah proton. Sedangkan pada atom bermuatan (ion), jumlahnya berbeda.

Ion positif terbentuk karena atom melepaskan sejumlah elektron, sehingga jumlah protonnya lebih banyak daripada jumlah elektron. Hal sebaliknya terjadi pada ion negatif. Ion negatif terbentuk karena atom menerima elektron, sehingga jumlah protonnya lebih sedikit daripada jumlah elektron.

Jumlah proton dan neutron pada atom netral sama dengan jumlah proton dan neutron pada ion. Yang membedakannya adalah jumlah elektron.

Jumlah proton sama dengan nomor atom unsur, sedangkan jumlah neutron merupakan selisih dari nomor atom dan nomor massa unsur (n = A – Z).

Adapun jumlah elektron dapat dicari dengan cara berikut.

  1. Atom Netral: e = Z
  2. Ion: Z – muatan

CONTOH

  1. Unsur ^{23}_{11}Na mempunyai proton, neutron, dan elektron sebanyak.
    Proton = Z = 11
    Neutron = A – Z = 23 – 11 = 12
    Elektron = Z = 11 (netral)
  2. Ion ^{40}_{20}Ca^{2+} mempunyai proton, neutron, dan elektron sebanyak.
    Proton = Z = 20
    Neutron = A – Z = 40 – 20 = 20
    Ca2+ adalah ion dengan muatan +2, sehingga:
    Elektron = Z – muatan = 20 – (+2) = 18
  3. Ion ^{19}_{9}F^{-} mempunyai proton, neutron, dan elektron sebanyak.
    Proton = Z = 9
    Neutron = A – Z = 19 – 9 = 10
    F adalah ion dengan muatan –1, sehingga:
    Elektron = Z – muatan = 9 – (–1) = 9 + 1 = 10

Semoga bermanfaat!

Mungkin Anda juga menyukai

4 Respon

  1. laura zalza pao berkata:

    terima kasih kak. Ini bermanfaat sekali bagi laura

  1. 5 November 2016

    […] yang termasuk isotop memiliki lambang unsur yang sama namun angka yang ditulis di bagian atas pada notasi atom berbeda. Contoh paling sederhana adalah isotop-isotop atom hidrogen, yaitu , , […]

  2. 7 Juni 2018

    […] Begitu pula dengan atom Hg yang nomor atomnya 80. Akan tetapi, jika kita perhatikan semakin besar nomor atom suatu unsur, maka kemungkinan terjadinya kesalahan dalam membuat konfigurasi elektron juga semakin […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.