KimiaMath

Cara Membuat Diagram Orbital

Oleh Aiz — 22 Juni 2019

Kategori: Kimia Sekolah

Cara Membuat Diagram Orbital

Orbital adalah bagian dari subkulit atom, sebagai daerah yang paling mungkin ditempati elektron. Dalam penyusunan diagram orbital, sebuah elektron disimbolkan dengan anak panah menghadap ke atas atau menghadap ke bawah. Anak panah yang menghadap ke atas biasanya melambangkan elektron dengan spin +½, sedangkan anak panah menghadap ke bawah melambangkan elektron dengan spin -½. Untuk menandai distribusi orbital dalam atom, anak panah ini diletakkan pada garis horizontal, dalam lingkaran, atau dalam kotak.

Diagram orbital digunakan untuk memudahkan penentuan bilangan kuantum magnetik dan bilangan kuantum spin. Adapun bilangan kuantum utama dan azimut dapat ditentukan dengan mudah hanya dengan melihat konfigurasi elektronnya.

Ada dua aturan yang perlu diperhatikan dalam menyusun diagram orbital, yaitu Asas Larangan Pauli dan Aturan Hund.

Asas Larangan Pauli

Menurut asas larangan pauli, tidak boleh ada dua elektron dalam suatu atom yang memiliki keempat bilangan kuantum yang sama. Orbital yang sama akan memiliki bilangan kuantum n, l, dan m yang sama. Yang membedakannya hanya bilangan kuantum spin (s). Hal ini berarti bahwa setiap orbital maksimum berisi dua elektron dengan arah spin yang berlawanan.

Aturan Hund

Menurut aturan hund, pengisian elektron pada orbital yang energinya setingkat, dimulai dengan arah spin tertentu. Setelah masing-masing orbital terisi, maka pengisian dilanjutkan dengan arah spin yang berlawanan.

Berikut contoh penyusunan diagram orbital:

Atom Oksigen memiliki nomor atom 8, dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p4. Kita akan menentukan diagram orbital dari konfigurasi elektron terakhir, yaitu 2p4.

Catatan: Subkulit s terdiri dari 1 orbital, subkulit p 3 orbital, subkulit d 5 orbital, dan subkulit f 7 orbital.

Karena subkulit yang akan dicari diagram orbitalnya adalah subkulit p, maka kita membuat 3 orbital, yang digambarkan dengan garis horizontal.

↑ ↓ ↑ ↓ ↑ ↓

Subkulit 2p4 memiliki 4 elektron. Isikan elektron-elektron yang berupa anak panah ke atas ini pada orbital. Sampai di sini, setiap orbital maksimum berisi satu anak panah yang menghadap ke atas.

Ternyata elektron yang diisikan baru sebanyak 3, dan masih tersisa 1 elektron lagi. Isikan elektron yang tersisa ini pada orbital, dengan anak panah yang menghadap ke bawah.

↑↓

Komentar